Gugus Tugas Pencegahan Corona

KABUPATEN LANGKAT
Posko Covid-19: Dinas Kesehatan Kab. Langkat 
[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan
Rilis ini terbit di covid19.go.id pada: 28 Apr 2020

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila)

Faktanya klaim tersebut salah. Keluarga tersebut memang diusir dari kontrakan namun tidak benar jika keluarga tersebut tidak makan selama berhari-hari.

=====

Kategori: False Context

=====

Sumber: Instagram

http://archive.today/5xCDx

=====

Narasi:

“Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan

Tadi saya dapat Kabar, ada keluarga di sekitar jl. Rawa Cangkuk III Medan Denai, pasangan suami istri dengan 5 anak sudah beberapa hari tak makan, tinggal disebuah kontrakan, karena tak sanggup bayar kontrakan diusir oleh pemilik kontrakan, si bapak sudah tidak bekerja lagi akibat pandemi covid 19 ini, dan sama sekali tidak memiliki pekerjaan, beliau tidak pulang pulang kerumah untuk mencari uang beberapa hari ini, si ibu pun pergi untuk mencari kerja, tinggal 5 orang anak yang masih kecil kecil 2 hari tidak makan, oleh warga sekitar dibelikan 5 bungkus nasi untuk diberikan pada 5 anak tersebut, yang membuat sesak nafas warga yang membantu keluarga tersebut melihat langsung salah satu anak menyisihkan 3 bungkus nasi, mereka hanya memakan 2 bungkus nasi saja untuk dimakan 5 orang, sedangkan 3 bungkus lagi untuk disimpan buat nanti malam kata salah satu anak tersebut, saat ini si ibu sudah pulang dan hanya membawa uang 8 ribu rupiah, warga sekitar berupaya patungan, baru terkumpul sekitar 400 ribu rupiah, pemerintah harus tanggap terhadap persoalan ini, Kepling setempat blom ada upaya untuk membantu atau merekomendasikan sebagai warga berdampak covid 19 ini, perlu perhatian kita semua untuk warga kekurangan seperti keluarga ini, yang ingin beramal dibulan puasa ini silahkan berkoordinasi dan hubungi nomor HP : +62 *****18 atas nama pak Paseh salah satu tetangga yang perduli”

*Nomor HP disensor

=====

Penjelasan:

Beredar unggahan video melalui akun Instagram @medanheadlines.news. yang menyebutkan bahwa keluarga yang tinggal di jl. Rawa Cangkuk III Medan Denai terdiri dari sepasang suami istri dengan lima orang anak tidak mampu membayar uang sewa kontrakan diusir dan tidak makan selama berhari hari. Disebutkan dalam video, hal tersebut terjadi dikarenakan sang suami kehilangan mata pencarianya akibat pandemi COVID-19 . Sementara itu, sang istri juga pergi mencari kerja. Lima anak mereka sudah dua hari tidak makan sebelum akhirnya dibelikan nasi bungkus oleh warga.

Berdasarkan hasil penelusuran, faktanya klaim tersebut salah. Dikutip melalui laman kumparan.com pihak  kelurahan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepling, tokoh pemuda dan masyarakat langsung melakukan penelusuran terkait kabar tersebut.

Ternyata informasi satu keluarga yang tidak makan berhari-hari tersebut tidak benar. Hal ini diketahui setelah Camat Medan Denai Ali Sipahutar bertemu langsung dengan pihak keluarga, Sabtu malam (25/4).

“Informasi satu keluarga tidak makan dan viral di media sosial itu tidak benar. Mereka masih bisa makan. Mereka memang keluarga tidak mampu dan diusir karena belum membayar uang kontrakan,” katanya, Minggu (26/4).

Menurut Camat Medan Denai Ali Sipahutar, cerita dalam posting-an viral di media sosial itu tidak benar. Ali juga mengatakan Junaidi dan keluarganya merasa kurang nyaman karena didatangi banyak orang setelah cerita soal mereka viral.

Ditemukan juga pengakuan sang istri terkait postingan viral tersebut yang dikutip melalui laman detik.com, Istri Junaidi, Evianti Ritonga, juga sempat membantah cerita yang mengatakan mereka sudah berhari-hari tidak makan. Dia mengatakan pihak keluarga juga telah membantu mereka.

“Tidak benar kalau kami dibilang sudah berhari-hari tidak makan. Saya beserta suami saya sebagai orang tua mereka masih mampu untuk membiayai anak-anak kami, termasuk makan. Apalagi saya dan suami punya keluarga dan mereka selalu membantu kami. Yang benar kami belum membayar uang kontrakan. Jadi apa yang diberitakan itu sama sekali tidak benar,” ujarnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka konten yang beredar di Instagram ini dapat masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang salah.

=====

Referensi:

 

The post [SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan appeared first on [TurnBackHoax].